Kuliah Kunjungan Mahasiswa IHI ke KPU Jawa Barat 2019

Bandung – Sebanyak 45 Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Angkatan Kelas 2018 melakukan kegiatan Kuliah Kunjungan di Aula Setia Permana, Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, di Jalan Garut No 11, Kota Bandung., Kamis 14 November 2019

Kehadiran para mahasiswa tersebut diterima langsung Komisioner KPU, Idham Holik, didampingi sejumlah jajaran dari KPU Jawa Barat.  Para mahasiswa semester III yang saat ini sedang menempuh Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dibawah bimbingan Dosen Pembina Mata Kuliah Dini Lestari, S.IP, M.Si , mempelajari materi khusus yang membahas tentang perkembangan demokrasi.

Di hadapan mahasiswa, Idham Holik memaparkan jika demokrasi merupakan sistem terbaik bagi bangsa Indonesia saat ini. Pasalnya, Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan beragam adat istiadat. “Sistem yang bisa mempersatukan kondisi tersebut adalah demokrasi,” kata Idham Holik. Komisioner berlatar belakang dosen politik ini juga mengatakan, sistem demokrasi yang digunakan di Indonesia jauh lebih maju dibanding negara lainnya. Seperti Amerika, negara-negara persemakmuran atau negara lainnya atau negara yang menggunakan sistem monarki. Sebab Indonesia bisa memilih langsung presiden.

“Di Amerika mereka tidak bisa memilih presidennya sendiri, tapi melalui senator. Di negara kerajaan lebih-lebih seperti di daerah Timur Tengah,” tambah Idham.

Lebih jauh, Idham menjelaskan, jika demokrasi merupakan fenomena global. Bahkan pada tahun 80an, puluhan negara mengaku telah menggunakan sistem demokrasi walau dengan berbagai varian. Bahkan Arab Saudi saat ini juga mulai mengadopsi nilai-nilai demokrasi, walau menggunakan sistem monarchy. Ia mencontohkan soal kesetaraan perempuan yang sudah diizinkan menonton bola di stadion serta boleh mengendarai mobil di jalan.

Masih tentang sistem demokrasi, kata Idham, Indonesia sudah bicara demokrasi dan HAM tiga tahun sebelum deklarasi PBB tahun 10 desember 1948. Dengan demikian, ia mengajak kepada mahasiswa untuk bangga sebagai penduduk Indonesia dan harus menjaga sistem demokrasi tersebut. Yakni dengan memiliki literasi demokrasi dan pemilu yang baik. Sebab pemilu menjadi syarat utama sebuah negara bisa dikatakan negara demokrasi.

“Demokrasi adalah syarat terbentuknya pemerintahan yang baik, termasuk di Indonesia. Walau kadang pelakunya yang tidak baik,” tegasnya lagi.

Kuliah di Kantor KPU Jawa Barat juga di manfaatkan para mahasiswa lebih memahami tentang kepemiluan, yaitu dengan mengunjungi Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Jabar. Mereka melihat langsung diorama TPS, miniatur TPS, sejarah Pemilu dari tahun ke tahun, grafis, data dan fakta Pemilukada dan Pemilu di Jawa Barat serta mencoba langsung mesin e-voting.

  • Polls
    Sorry, there are no polls available at the moment.
  • About Author
    admin

    Leave a Comment

    Name*
    Email*
    Website