IHI Unikom Menjadi Tuan Rumah Seminar Internasional “Islam in Contemporary International Relations”

This image has an empty alt attribute; its file name is y4mOLoqM3Qe9LOkfeV62CIiAEql-8xfVggClmBMtCa320MA4dw2Ne2VooxXmy6zNoVP6Gxastt8E57ImvHOlr5hCRC6WABb7FQc-m-RtuuFFrnKUKxQjbaO6PHrqhe5E8zhS2M0kFVH13VU8xZDybxbx5oRhnt_5FDcaWWqnhFEvvlm7g40US3ZjV_6GhdV0ckegUgliZNzEbtWXlAHyEmkqg

BANDUNG, UNIKOM – Mengangkat tema yang bertajuk “Islam in Contemporary International Relations”, Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom bekerja sama dengan Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Jabar (Yanbangsos) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan British Council menyelenggarakan Seminar Internasional pada Selasa (03/03/2020). Bertempat di Auditorium Lt. 17 Smart Building Unikom, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Keuangan dan Kepegawaian Prof. Dr. H. Maman Kusman, MBA., Guru Besar Unikom Prof. Dr. Hj. Aelina Surya, Dra., para ketua program studi di Unikom, sebanyak ±300 peserta dari kalangan akademisi maupun praktisi yang hadir dari dalam negeri dan luar negeri serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Wilaya Nahdlatul Ulama (PWNU), dan Ikatan Cendikiawan Muda Indonesia (ICMI) Jawa Barat.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dr. Dewi Triwahyuni M.Si, selaku Ketua Program Studi Ilmu Hubugan Internasional Unikom yang menyampaikan “Tema Islam in Comtemporary International Relations dipilih dalam rangka untuk memahami secara komprehensif perkembangan Islam di Dunia yang pada akhirnya memberikan pengaruh signifikan dalam berbagai kajian hubungan antar bangsa. Perspektif Islam saat ini menjadi pemikiraan alternative dan menjadi lensa analisis dalam hubungan Internasional kontemporer.” ujar Dewi.

Mewakili Rektor Unikom secara resmi kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unikom Prof. Samugyo Ibnu Redjo, MA., yang melalui sambutannya menuturkan “Seminar hari ini diharapkan menjadi dialog lintas agama dan lintas kultur yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan mempromosikan toleransi, perdamaian, moderasi, serta penghormatan diantara masyarakat multi agama dan budaya. Atas dasar itulah, kegiatan ini digelar.” tuturnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Provinsi Jawa Barat, Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, S.H.,S.E.,M.Si., menyampaikan sambutan sekaligus sebagai keynote speech yang menjelaskan bahwa “Kegiatan ini merupakan satu bentuk upaya dari Program Jabar Juara yang digagas oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat akan pentingnya hidup beragama dengan melestarikan kebudayaan di Indonesia khususnya  Maka, momen kegiatan seminar ini akan menjadi sebuah peristiwa akademik yang menarik sekaligus momen kebudayaan yang sangat penting bagi terbentuknya satu kesatuan umat beragama di tengah berbagai perkembangan isu internasional. Mendukung hal tersebut, Unikom kami anggap adalah universitas yang tepat sebagai tuan rumah pelaksanaan seminar internasional ini karena prestasi yang diraih Unikom di kancah internasional khususnya dalam bidang robot dan IT.” ujarnya.

Memasuki agenda inti yakni Plennary Session yang dipandu oleh Moderator Trisnendri Syahriza, S.Pd.,M.Hum. Plennary Session tersebut menghadirkan para narasumber dari berbagai negara, antara lain: 1) Deputy Director British Council Indonesia, Mr. Colm Downes, 2) Association of British Muslims (AoBM), Mr.Mohammed Abbasi, 3) Association of British Muslims (AOBM), Mr. Paul S Armstrong, 4) Minhaj Welfare Foundation United Kingdom, Mr. Adnan Sohail, dan 5) Guru Besar Kajian Islam dan Gender, Prof. Nina Nurmila, Ph.D., Selanjutnya, acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Unikom dan Program Studi IHI kepada seluruh pembicara, foto bersama dan ramah tamah. (Sumber : Direktorat Hms & Pro)

  • Polls
    Sorry, there are no polls available at the moment.
  • About Author
    admin